Skip to main content

Posts

Naif
Apa arti hidup Jika binatang hanya mengejar kekuasaan Apa arti bersyukur Jika saudara tak pernah akur
Aku ingin tenggelam Di lautan antartika Aku ingin jatuh Dalam jurang batuan tajam
Sunyi, hidup ini sepi Ramai namun terlampau naif
Makhluk itu berlomba-lomba menjadi yang terdepan Mengubah satu rupa menjadi banyak wajah Membangun dinasti logika Menghancurkan rumah-rumah etika
Kemerlap lampu warna-warni Penuhi hutan belantara Dengan hiasan sejuta binatang keji Menyajikan seksualitas dan berebut singgasana
Inikah yang dinamai lembah surga? Namun nyatanya hanya ada hierarki dimana-mana
Recent posts
Cinta Dan Hubungan Adalah Paradigma


“Awan, aku ingin menanyakan sesuatu padamu.” “Apa itu?” “Tentang cinta. Menurutmu, apa itu cinta?” “Langit tampak cerah, taburan bintang gemerlapan diatas sana. Begitu juga rembulan, tak henti-hentinya tersenyum dengan sinar cerahnya. Mengapa tiba-tiba kau tanyakan hal semacam itu padaku. Bagai petir dilangit itu.” “Aku hanya sedikit bingung dengan persepsi setiap orang mengenainya.” “Apa yang kau risaukan dalam kebingungan tersebut? Tak ada yang salah dengan persepsi yang beragam mengenai cinta.” “Kenapa?” “Karena cinta ialah estetika. Yang tercipta melalui rasa. Ia bersifat abstrak. Ia lahir dari dalam hati. Tak berbentuk materi. Dan itu yang nyebabkan persepsi setiap orang tentang cinta itu berbeda. Sebab rasa dan estetika dari setiap mereka juga tak sama.” “Terus, bagaimana cinta menurutmu?” “Cinta ialah kesucian rasa yang diberikan terhadap seseorang dengan setulus-tulusnya. Cinta tak memberikan paksaan untuk mengikat, membatasi, dan memiliki se…
Dunia Kontemporer
Pemuda-pemuda desa berbondong-bondong menjadi kaum urban di metropolitan untuk bekerja mengejar nominal angka. Bermaksud mencari penghidupan yang layak untuk dirinya dengan menjual jasa sebagai komoditi utama. Penyedia jasa semakin tumbuh dan berkembang besar dan memperlebar kekuasaan. Membentuk dinasti pekerjaan atas nama pribadi. Lahan-lahan di metropolitan semakin sempit sehingga membuat penguasa mencari lahan-lahan murah hingga kepelosok desa. Lahan perkebunan dan pertanian dibeli dengan atas nama usaha milik negara yang didalamnya hanya dipenuhi sanak famili yang memiliki kepentingan-kepentingan golongan saja. Kaum urban yang hanya mengejar nominal angka dengan harapan hidup layak sedikit bosan pada hiruk pikuk polusi metropolitan. Hingga memutuskan kembali pulang ke desa.Setiba di desa pemandangan hijau alam yang memukau ternyata telah bermetamorfosa menjadi mercusuar-mercusuar tinggi dengan segala hiasan singgasana megah. Kebahagiaan hati tak lagi ada. Karena…
"Kartini Dalam Premis"
Kartini ialah perempuan yang besar dengan pemikiran dan jiwanya. Di usia muda ia dipaksa menjalani pingit dibalik kokohnya dinding-dinding tebal dalam kungkungan adat keluarga aristokrat. Belum lagi sejak lahir ia harus dipisahkan dari perempuan yang telah melahirkannya dan diharuskan tinggal satu atap dengan perempuan yang sebagai simbolis sebagai Ibunya. Budaya feodal yang membuat dirinya jauh dari kebebasan berpikir dan bertindak tidak menyurutkan semangatnya untuk berpengetahuan luas. Keterbatasan-keterbatasannya sebagai anak perempuan dari keluarga bangsawan tak menyurutkan semangatnya untuk membuka cakrawala meski di dalam rumah yang memenjarakannya. Di dalam pingitan itu pula, ia memandang dunia lewat bacaan-bacaan buku setiap harinya. Ia berbicara lewat tulisan-tulisan yang ia tuangkan pada surat-surat yang ia kirimkan kepada para sahabat. Buku-buku itu yang membuat ia memiliki jiwa begitu besar. Dengan jiwa itu pula ia memperjuangkan kemerdek…
Semesta Hijauku
Bukan musim hujan
Namun kuhirup aroma kesegaran
Merasuki segala celah sekujur tubuhku
Menjadi satu dalam semesta hijauku

Ku buka lebar kedua mata
Dalam nyata tak ada asa
Menemui semesta layaknya surga
Dengan banyak malaikat pancarkan cahaya

Dialog burung-burung gereja,
Menyatukan rangkaian nada yang sempurna
Menyapa pagi pada sang mentari
Menyambut sepi dalam hati ini

Kutemui juga bidadari dalam semesta itu
Melangkah melewati tubuhku
Meninggalkan aroma wangi begitu nyata
Dan menanamkan rindu pada dasar qalbu ku



by: bayuristi


Ekses Dari Cinta
Terik matahari disiang hari mengantarkan dua pemuda pada diskusi mengenai esensi dari sebuah cinta. Cinta yang dimaksudkan bukan hanya tentang romantika dua pemuda-pemudi yang saling mengagumi, tapi luasnya ekses dari cinta itu sendiri seperti apa.
"Jika manusia memilih untuk lahir kedunia, maka ia harus rela merasakan dua ekses dari sebuah cinta." Ucap Channin. "Diriku masih bias dengan apa yang engkau maksudkan tentang ekses dari cinta itu sendiri." Sahut Awan. "Cinta ialah karunia dari Tuhan yang ditanamkan disetiap manusia ketika mereka lahir kedunia. Dengan cinta dua sepasang manusia pula kita lahir untuk menjalani sebuah misi tersendiri dari sang Semesta. Dan mekanisme seperti itu akan selalu berotasi untuk menjadi keseimbangan dan terus berkesinambungan." "Terus, apa dua sisi dari ekses cinta itu sendiri?" "Bahagia dan sakit. Bahagia ketika seseorang mampu menapaki keindahan dengan rasa, dan sakit ketika mereka mena…
Merintih
Langit merintih
Di tengah pasang manusia bercumbu tanpa rasa malu
Tengoklah, langit nampak suram
Melihat ulah gila manusia
Merampas hak hidup mereka

Tengoklah seberang,
Hutan gundul, habis dengan tragis
Tak nampak sehelai daun hijau yang memukau
Primata, dimana singgasanamu?
Apa kau hidup secara utuh?

Bicara jika mampu
Serbu mereka,
Minta pertanggung jawabannya



by: bayuristi